Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2011

DESAIN WEB

.
0 komentar

(Draft Makalah Presentasi Kelompok 1 PTI INPUT 2010 OFFERING F)


A.     Teori Dasar Desain Web
Perkembangan komunikasi digital sangat berkembang pesat, khususnya komunikasi data melalui jaringan komputer. Dengan ditemukannya protocol TCP maka, semakin banyak computer saling terhubung, dan semakin besar pula Internet.

Sejak awal kelahiran website di awal tahun 1990, para programer dan graphic desainer mendapatkan sebuah lahan baru untuk karya mereka, yang kemudian disebut web design. Seiring perkembangannya, web design akhirnya tumbuh menjadi segmen design tersendiri yang jelas-jelas terpisah dari graphic design. Skill yang dibutuhkan pun juga berbeda dengan graphic design, karena web design juga melibatkan berbagai bahasa pemrogaman.


Hingga saat ini, ada dua golongan utama pekerja web design. Golongan pertama adalah orang-orang yang dulunya programer, dan golongan kedua adalah orang-orang yang dulunya graphic designer. Karakter web yang dihasilkan dua kelompok ini cukup bertentangan. Mantan programer biasanya lebih mementingkan sistem, sedangkan mantan graphic designer lebih mementingkan tampilan. Kami pun juga berpendapat bahwa web desain yang sempurna selalu dihasilkan oleh minimal dua orang: satu orang graphic designer sebagai seniman, dan satu orang programer sebagai pengatur sistem.


B.     Latar Belakang 

Seperti Internet yang juga tumbuh dan berkembang, aplikasi internet juga semakin banyak, dan beragam fungsinya. FTP adalah aplikasi file transfer protocol digunakan untuk transfer file, URL adalah uniform resource language digunakan sebagai path lokasi file pada internet, dan WWW yaitu world wide web adalah aplikasi yang digunakan untuk menampilkan halaman web pada browser.WWW pertama kali dibuat oleh Tim Berners-Lee pada bulan Agustus 1991. Website pertama itu  bernama World Wide Web. Bentuknya sangat sederhana. Semua masih menggunakan script html standar tanpa ada unsur apapun. Website pertama tersebut masih ada dan bisa diakses hingga saat ini. Pada tahun 1994, World Wide Web Consortium (W3C) didirikan. Lembaga ini mengambil keputusan bahwa script HTML adalah script standar untuk semua website. Dalam perkembangan selanjutnya, script html tersebut dikembangkan lagi menjadi XHTML yang bersifat terbuka terhadap berbagai plugin script tambahan seperti Java, flash, dan Ajax.

readmore »»

Kamis, 17 Februari 2011

Coba-coba Bikin Desain Web

.
0 komentar

Output:

HTML Script:

readmore »»

Selasa, 07 Desember 2010

MEDIA TRANSMISI YANG DIGUNAKAN DALAM KOMUNIKASI DATA

.
0 komentar


Media Transmisi
Media transmisi adalah media yang dapat mentransmisikan data. Data-data pada jaringan dapat ditransmisikan melalui 3 media :
a.       Copper media (media tembaga)
Copper media merupakan semua media transmisi data yang terbuat dari bahan tembaga. Orang biasanya menyebut dengan nama kabel. Data yang dikirim melalui kabel, bentuknya adalah sinyal-sinyal listrik (tegangan atau arus) digital. Jenis-jenis kabel yang merupakan copper media antara lain : kabel koaksial, kabel twisted pair (STP dan UTP).
b.      Optical Media (media optik)
Optical media adalah medium Fotonik, yang menghantarkan signal fotonik atau cahaya. Kabel yang merupakan optical media adalah kabel fiber optic.
c.       Wireless Media (media tanpa kabel)
Wireless media adalah transmisi data yang menggunakan sinar infra merah atau gelombang mikro untuk menghantarkan data. Transmisi data yang menggunakan wireless media adalah : LAN, WAN, wireless access point.

readmore »»

Farm Server

.
0 komentar

Farm Server juga disebut sebagai server cluster, farm komputer atau farm. Sebuah farm server adalah sekelompok jaringan server yang ditempatkan di satu lokasi. Sebuah farm server arus proses internal dengan mendistribusikan beban kerja antar komponen individual dari farm dan mempercepat proses komputasi dengan memanfaatkan kekuatan beberapa server. Farm mengandalkan load-balancing software yang menyelesaikan tugas-tugas seperti pelacakan permintaan kekuatan pemrosesan dari mesin yang berbeda, memprioritaskan tugas dan penjadwalan dan penjadwalan ulang mereka tergantung pada prioritas dan permintaan bahwa pengguna memakai jaringan.

readmore »»

CONTOH IMPLEMENTASI MULTIMEDIA

.
0 komentar

A.  Latar Belakang
1.      Seiring dengan perkembangan jaman diperlukan pembelajaran yang lebih atraktif dan interaktif, sehingga perlu diterapkan pembelajaran dengan menggunakan multimedia.
2.      Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat harus diimbangi dengan pembelajaran yang dinamis.
3.      Pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi dengan menggunakan multimedia saat ini sudah sering dilakukan.
4.      Pengguna Internet tahun 2010 di Indonesia diperkirakan sebanyak 57,8 juta orang (media 2007 hanya 18-20 juta) dan pelanggan telepon seluler sebanyak 120 juta orang (medio 2007 hanya 58-60 juta). Hal ini sangat mempengaruhi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang beredar di kalangan masyarakat.
5.      Renstra 2010-2014 Kementerian Pendidikan Nasional untuk SMK yang menyatakan bahwa pada tahun 2014, SMK yang mengimplementasikan
e-pembelajaran mencapai 75%

B.  Multimedia
1.   Pengertian
Multimedia → penggunaan komputer untuk menampilkan dan mengkombinasikan text, graphics, audio, video dan animasi dengan menggunakan links dan tools yang memungkinkan pemakai untuk melakukan navigasi, berinteraksi, membuat, dan berkomunikasi.

2.   Komponen Utama Multimedia:
a         Komputer, untuk melakukan koordinasi tentang apa yang dilihat dan didengar oleh pemakai
b        Links, yang menghubungkan dengan informasi
c         Navigational tools, yang memungkinkan pemakai untuk menjelajahi informasi yang ditampilkan
d        Cara, untuk berbagi, memproses, dan mengkomunikasikan informasi dan ide pemakai

3.   Mengapa multimedia penting ?

readmore »»

PERKEMBANGAN PENTIUM MULAI PERTAMA MUNCUL SAMPAI SEKARANG

.
2 komentar

1993 : Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

1995 : Intel® Pentium® Pro Processor

Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
1997 : Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)





readmore »»
 




THX FOR VISITING MY BLOG